Terbanggi Besar, Jayanesia.com
Pada masa kepemimpinan Bupati Lampung Tengah, Andy Achmad Sampurnajaya, selama dua periode (2000 – 2010), masyarakat benar-benar merasakan banyak perubahan, perkembangan dan kesejahteraan serta keamanan yang cukup mapan.
Pemerataan pembangunan terus dilakukan dan dikembangkan disegala bidang pada semua wilayah kecamatan dan perkampungan, seluruh komoditi pangan dari sektor pertanian digenjot, untuk mencapai swasembada pangan, dari sektor industri tidak dilupakan, hingga merubah kawasan ekonomi perdagangan masyarakat kecil.
Ada satu kebanggaan masyarakat Lampung Tengah, yang hingga saat masih sangat dirasakan dan akan terus dimanfaatkan, yaitu berubahnya pasar becek di Bandarjaya, Kecamatan Terbanggi Besar, yang disulap Bupati Andy Achmad jadi pasar modern berkelas plaza, sehingga diberi nama Pasar Bandarjaya Plaza, moment bersejarah ini terjadi pada tahun 2003 lalu.
Atas kegigihannya merampungkan pembangunan pasar yang bernilai puluhan milyar tersebut, Bupati Andy Achmad menempatkan pasar itu jadi salah satu ikon daerah Kabupaten Lampung Tengah, yang bernilai ekonomis tinggi, sekaligus juga sejarah berubahnya peradaban ekonomi masyarakat kelas bawah, yang mampu bersaing dengan daerah maju.
Berkat sentuhan tangan dingin seorang Andy Achmad atau yang akrab disapa Kanjeng, pasar BJP benar-benar mampu mengangkat nama baik pemerintah daerah sampai ke tingkat nasional, baik yang hanya sekadar kata pujian, hingga penghargaan dari pemerintah pusat. Sebagai ucapan terima kasih, masyarakat Lampung Tengah menyematkan nama “Bapak Pembangunan” kepada Bupati Andy Achmad.
Bak gayung bersambut, pihak pengelola pasar BJP kala itu PT. Kitita Alami, juga terus berinovasi guna menarik para pedagang dan investor untuk masuk ke pasar, yaitu dengan cara mengadakan berbagai event pada hari besar ataupun hari bersejarah, yang dilaksanakan di dalam pasar dan halaman depan pasar secara rutin.
Beberapa event yang pernah dilaksanakan disana, seperti lomba mewarnai siswa PAUD, TK dan SD se-Lampung Tengah, pentas musik dan olahraga anak muda se-Lampung Tengah, berbagai lomba pada hari kemerdekaan RI., belum lagi lomba dalam rangka memeriahkan peringatan hari besar Islam dan moment bersejarah lainnya.
Tapi sayang sungguh sayang, kini semuanya hanya tinggal kenangan, pasca lengsernya Andy Achmad dan beberapa kali ganti bupati, pasar BJP terus meredup hingga tak tampak lagi seperti wajah pasar modern berkelas plaza. Meski bupati saat ini dijabat oleh putra asli Kampung Terbanggi Besar Musa Ahmad, juga tidak mampu mengembalikan kejayaan pasar itu seperti dulu.

Banyak kalangan mulai dari tokoh agama, masyarakat, adat, perkumpulan, para cendekiawan termasuk juga beberapa tokoh kewanitaan di Lampung Tengah, sangat menyayangkan juga memprihatinkan atas kepemimpinan Bupati Musa Ahmad, jangankan untuk menambah aset dan ikon daerah yang bernilai sejarah dan ekonomi, sekadar merawat yang sudah ada saja tidak mampu.

Untuk mengembalikan kejayaan Lampung Tengah, masyarakat harus benar-benar teliti memilih calon pemimpin yang cerdas, berpendidikan jelas, berwawasan luas, visioner dan mengutamakan kepentingkan rakyatnya. Jangan lagi masyarakat diberikan janji-janji kosong, dengan dalih demi rakyat dan hanya untuk rakyat, tapi faktanya rakyat diberikan prank. (Gun)
