Bangunan Puskesmas Padangratu Akan Jadi Kuburan Massal

Lampung Tengah, Jayanesia.com –
Bangunan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yang berada persis di depan Kantor Camat Padangratu, Kabupaten Lampung Tengah, diperkirakan hanya akan jadi kuburan massal yang mengerikan.

Pasalnya, dua unit gedung pelayanan dan aula Puskesmas, yang dibangun sekitar akhir tahun 2023 lalu, tidak memiliki standar keamanan dan tidak sesuai bestek, sehingga jauh dari kata layak, sebagai sebuah bangunan tempat pelayanan umum.

Pada fisik bangunan tersebut, terlihat jelas oleh mata, terdapat beberapa bagian yang retak, patah, melengkung dan miring, termasuk juga lantai keramik yang pemasangannya tidak sesuai standar.

Hasil penelusuran Jayanesia.com dan keterangan sumber dilapangan, Minggu (28/4) lalu, jelas bangunan tersebut tidak layak untuk digunakan, dan para tim medis juga tidak berani untuk masuk berkantor disana, mereka sangat khawatir bila ada bencana yang dapat terjadi setiap saat.

Selain itu, terdapat juga bangunan lantai cor semen tempat penampungan air bersih yang juga tidak standar, karena saat tanki air berkapasitas 1.000 liter terisi air, lantainya mengalami retak dan terlihat amblas kebawah, bila tetap dipaksakan maka tanki air tersebut bisa amblas ke dalam lubang dibawahnya.

Beberapa sumber yang enggan ditulis namanya sangat menyayangkan, bangunan senilai Rp3,5 Milyar tersebut dibangun asal jadi, dengan sama sekali tidak memperhatikan standar keamanan. Bila pemerintah daerah tetap memaksakan bangunan tersebut digunakan, maka bersiaplah untuk jadi kuburan massal.

Bahkan, imbuh sumber lagi, sempat terjadi korsleting listrik didalamnya, saat jaringan listrik pada bangunan utama dinyalakan, tidak diketahui apa penyebabnya, untuk menghindari bahaya kebakaran lanjutan, hingga saat ini aliran listrik belum dipasang kembali.

“Bupati harus bertanggung jawab atas pembangunan asal jadi ini, yang jelas kami masyarakat Padangratu tidak mau menerima bangunan ini, daripada nanti akan jadi bencana mematikan, lebih baik fasilitas ini tidak digunakan”, pinta warga. (Gun/Jaya)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *